Jenis Penyakit Berbahaya Pada Tomat dan Cara Pengendalian

0
366
jenis penyakit pada tanaman tomat dan cara pengendalian

Anaogi.com – Jenis Penyakit Berbahaya Pada Tanaman Tomat dan Cara Pengendalian. Melakukan budidaya tomat memang sangat menggiurkan sebab tanaman buah ini mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, proses tanaman dan perawatan yang cukup mudah serta waktu tanam yang tergolong singkat. Namun dibalik kemudahan tersebut, terdapat ancaman yang berbahaya yang dapat memberikan risiko fatal hingga gagal panen apabila tidak ditangani dengan baik. Berikut ini jenis-jenis penyakit berbahaya pada tanaman tomat dan cara pengendaliannya.

Layu bakteri

Penyakit pada tomat layu bakteri dapat dikatakan penyakit endemik untuk tanaman tomat. Pada dasarnya, layu bakteri disebabkan oleh pseudomonas solanacearum. Bakteri ini bekerja dengan cara menghambat proses transportasi air pada tanaman sehingga kebutuhan nutrisi tanaman berkurang hingga menjadi layu.

layu bakteri pada tomat
layu bakteri pada tomat

Terdapat faktor yang mempengaruhi penyakit layu bakteri pada tomat antara lain:

  • Temperatur yang tinggi antara 35°-37°C, dan kelembaban diatas 80%.
  • Proses penyabaran penyakit tomat ini dapat melalui biji, serangga, nematoda, bahan tanaman yang sakit, residu tanaman, air (irigasi), manusia dan alat-alat pertanian.
  • Bakteri dapat hidup lama dalam tanah, terutama di tanah yang suhunya tinggi pada waktu banyak hujan.
    Tanaman inang: tomat, kentang, cabai, terung, dan family Solanaceae lainnya.

Tanda-tanda serangan penyakit layu bakteri pada tomat

Pada tomat yang diserang penyakit layu bakteri, gejala awal dapat ditandai dengan layunya daun muda serta terdapat warna kuning pada daun yang sudah tua. Gejala ini dapat dilihat secara langsung dengan mengamati pada potongan batang yang sakit. Batang akan tampak berkas pembuluhnya berwarna coklat. Pada tingkat serangan berat dapat mengakibatkan kehilangan hasil panen tomat  hingga 90%.

Pengendalian penyakit layu bakteri pada tomat

Penyakit layu bakteri dapat diatasi dengan menggunakan sistem non kimia, serta bahan kimia. Pengendalian dengan non kimia dapat digunakan dengan cara menanam varietas yang tahan terhadap penyakit ini. Beberapa rekomendasi dari kami yaitu Intan, Ratna, AV-15, New King Kong dan AV-22. Cara lain adalah mencabut tanaman yang sakit agar tidak menular, dan menghindari keadaan tanah tidak becek (menggenang).

Pengendalian Kimiawi dapat dilakukan dengan cara menyiramkan 10 ml larutan dari 35 gram umbi bawang putih hasil blender/75 ml air steril atau membenamkan 6 gram umbi bawang putih ke sekitar daerah akar tanaman tomat ataupun. Dapat pula disemprot bakterisida Agrymicin 15/1,5 WP

Penyakit busuk daun pada tomat

Selain layu bakteri, penyakit pada tomat adalah busuk daun merupakan penyakit yang sering menyerang tanaman tomat. penyakit ini menyerang bagian daun tomat yang sudah tua. Biasanya ini disebabkan oleh cendawan Phytophthora infestans de barry. Busuk daun dapat pula menyerang bagian buah tomat sehingga menyebabkan bercak berair pada buah. Produktivitas tomat akan turun apabila terserang penyakit ini.

penyakit busuk daun pada tomat
penyakit busuk daun pada tanaman tomat

 

 

Faktor penyebab busuk daun pada tomat

Beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi penyakit busuk daun pada tomat antara lain adalah:

  • Cendawan penyebab busuk daun berkembang dengan baik pada musim hujan
  • Kondisi lingkungan lembab (rH di atas 90%) dan suhu udara sekitar 20°C.

Gejala serangan busuk daun pada tomat

Pada tanaman yang terserang penyakit busuk daun dapat dikenali dengan gejala awal berupa bercak basah pada bagian tepi atau tengah daun. Bercak melebar sehingga terbentuk daerah nekrotik yang berwarna coklat. Pada serangan yang lebih lanjut, busuk daun dapat menyebar ke bagian batang, tangkai dan buah tomat. Pada daerah dataran tinggi penyakit ini banyak menyerang tomat

Pengendalian busuk daun pada tomat

Proses pengendalian dan penanganan penyakit pada tomat busuk daun pada tomat dapat dilakukan dengan cara non kimia dan kimiawi. Non kimiawi dapat dilakukan dengan cara mengatur waktu tanam dimusim kemarau dan pergiliran (rotasi) tanaman dengan jenis yang bukan inang penyakit busuk daun. Pengendalian kimiawi dapat dilakukan dengan penyemprotan fungisida yang efektif seperti Difolatan 4 F atau Dithane M-45 0,2%.

Lihat lebih lanjut: Panduan cara budidaya tomat dataran rendah – tinggi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here