Fenomena Mindset untuk jadi PNS hingga Lupa Pintu Rejeki Lain

Jadi PNS atau Pegawai Negeri Sipil!!! Semua orang pasti menginginkan pekerjaan ini. Alasan utama hampir kebanyakan CPNS menyatakan bahwa menjadi seorang PNS sudah dapat dijamin kehidupan kita oleh negara. Ini dibenarkan oleh 4 PNS cantik yang pernah diwawancarai jadi bintang tamu di salahsatu acara talkshow di stasiun TV swasta indonesia yang sepakat menyebutkan “cari aman”.

Pola Pikir Jadi PNS

Mindset pekerja atau menjadi seorang PNS sudah lama terbentuk di setiap masyarakat indonesia, meskipun ini tidak sepenuhnya demikian. Ketika seorang pemuda atau pemudi yang ditanya pertanyaan berikut:

  • Kenapa anda kuliah?
  • Kenapa memilih jurusan itu?

Serentak jawaban dari pertanyaan itu banyak mengarah ke PNS dengan jawaban “agar mudah jadi PNS atau mudah cari kerja”. Sehingga jawaban mereka memberikan sebuah landasan bahwa perilaku tujuan seseorang untuk kuliah bukan lagi untuk memajukan bangsa melalui ilmu pengetahuan. Tetapi sudah menjadikan proses perkuliahan sebagai alat untuk menemukan pekerjaan.

Apakah pernah terbayang bagaimana masa depan bangsa ketika pola “mindset pekerja” menjadi pola pikir utama masyarakat indonesia?. Ketika ketakutan diatas benar-benar terjadi, maka siapa lagi yang ingin membuat lapangan pekerjaan. Efeknya akan bermunculan lapangan pekerjaan baru yang dibentuk oleh Asing sebab menganggap bahwa masyarakat indonesia menyukai untuk dipekerjakan. Tentu kondisi ini akan kurang menguntungkan untuk kemajuan bangsa kita.

Fenomena Mindset Lulusan Baru

Setiap tahun ada puluhan ribu masyarakat indonesia yang berhasil menyelesaikan studi strata S1 mereka. Yang tentunya sudah dibekali ilmu yang sedemikian rupa untuk menghadapi praktek nyata sesuai bidangnya di masyarakat. Sebagian mencoba berwirausaha, ada yang menjadi pengawai swasta di perusahaan, ada yang “istirahat” sambil menunggu pendaftaran CPNS terbuka, dan ada yang mengabdi menjadi sukarela atau honorer di instansi pemerintah.

Ketika proses penerimaan CPNS tidak kunjung juga datang, maka apa yang akan terjadi pada sebagian lulusan diatas?. Disisi lain jumlah kuota CPNS sangatlah terbatas sehingga tidak semua lulusan harus diangkat jadi PNS. Peningkatan angka pengangguran tentu semakin membumbung tinggi. Maka disinilah dibutuhkan sikap terbuka untuk menerima kenyataan bahwa Pekerjaan Tidak Harus jadi PNS. 

Lulusan Sarjana sebenarnya penggegas ide-ide cemerlang untuk bangsa dan negara. Kemampuannya berpikir kritis dan logis disertai pemahaman teknologi yang adekuat menjadikannya generasi emas untuk negaranya. Sehingga setiap pemuda indonesia harus menyadari hal ini.

Mindset Pekerja vs Mindset Pengusaha

Mindset pekerja vs mindset entrepreneur. Perbedaan 2 pola pikir yang ini haruslah selalu ada ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Tujuannya untuk membentuk keseimbangan dalam bekerja. Ketika Mindset pengusaha mendominasi masyarakat indonesia, maka angka pengangguran akan menurun yang disebabkan banyaknya lapangan pekerjaan dibentuk oleh para pengusaha. Sebaliknya ketika mindset pekerja mendominasi, maka angka pengangguran semakin meningkat. Ini disebabkan karena lapangan pekerjaan yang sempit tidak mampu mengimbangi jumlah calon pekerja.

Kekayaan alam yang dimiliki bukanlah penentu menjadikannya sebuah bangsa bisa maju. Faktor kemajuan sebuah bangsa dapat ditentukan yang salahsatunya adalah pola pikir dari masyarakat negara itu sendiri. Sebagai contoh negara Jepang dan Indonesia.

Ketika berbicara tentang kekayaan sumber daya alam, Japan akan ketinggalan jauh dari indonesia. Namun apakah alasan sehingga Jepang bisa menjadi negara yang sangat maju di dunia? salahsatu alasannya adalah mindset masyarakatnya. Jepang memanfaatkan kekayaan alam dari negara lain yang berupa barang baku untuk diimpor kemudian diolah menjadi barang jadi untuk kembali diekspor.

Generasi penerus bangsa harusnya menyadari kondisi ini demi kemajuan negara indonesia dimasa yang akan datang. Persaingan dan akses global sudah lama dimulai yang berarti pintu rejeki juga sudah terbuka banyak. Tugas kita adalah memanfaatkan setiap peluang untuk menjadikan kehidupan ini menjadi lebih baik tanpa harus terfokus pada satu pekerjaan. Cita-cita boleh tinggi, dan itu ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa. kita sebagai manusia hanya mampu berusaha dan berdoa.

Sekian. Share untuk mengubah persepsi kita demi Indonesia yang lebih Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*